Apa Itu Alat Deteksi CMS?
Alat deteksi CMS adalah alat yang menganalisis header HTTP, kode sumber HTML, file JavaScript, dan meta tag sebuah situs web untuk mengidentifikasi sistem manajemen konten (CMS) yang menjalankannya. Alat deteksi kami juga mengidentifikasi server web, CDN, framework JavaScript, alat analytics, dan header keamanan — memberikan gambaran lengkap tentang stack teknologi sebuah website.
Setiap CMS meninggalkan sidik jari unik dalam kode website — jalur file, meta tag generator, variabel JavaScript, dan pola penamaan class CSS. Alat kami mencocokkan tanda-tanda ini dengan basis data lebih dari 30 platform untuk identifikasi yang akurat.
Mengetahui teknologi sebuah website berguna untuk analisis kompetitif, riset keamanan, perencanaan migrasi, dan prospeksi penjualan. Alat ini juga membantu pengembang web memilih platform yang tepat untuk proyek baru.

Cara Mendeteksi CMS yang Digunakan Website
Ada tiga metode utama untuk mengetahui CMS apa yang menjalankan sebuah website:
Masukkan URL apa pun di atas dan klik 'Detect CMS'. Alat ini menganalisis header HTTP, kode HTML, file JavaScript, dan meta tag secara otomatis. Hasil instan menampilkan CMS, server web, CDN, framework, analytics, dan header keamanan.
Klik kanan pada halaman → 'Lihat kode sumber'. Cari meta tag <meta name="generator">, jalur seperti /wp-content/ (WordPress), /cdn.shopify.com/ (Shopify), atau wix.com dalam script.
Buka DevTools (F12), buka tab Network dan analisis header respons. Header Server mengungkap server web, X-Powered-By dapat menunjukkan CMS, dan script yang dimuat mengungkap framework yang digunakan.
Apa yang Diperiksa Alat Deteksi CMS Kami
Alat kami menganalisis beberapa kategori teknologi untuk memberikan profil lengkap sebuah website:

Platform CMS
WordPress, Shopify, Wix, Squarespace, Joomla, Drupal, Ghost, Webflow, Magento, PrestaShop, Hugo, Jekyll, Gatsby, dan lainnya.
Server Web
Nginx, Apache, LiteSpeed, IIS, Cloudflare, Caddy, Node.js. Identifikasi melalui header Server dalam respons HTTP.
CDN dan Proxy
Cloudflare, Fastly, CloudFront, Akamai, Vercel, Netlify. Deteksi melalui header spesifik dan pola IP.
Framework JavaScript
React, Next.js, Vue, Nuxt, Angular, Svelte, SvelteKit. Identifikasi melalui variabel global dan bundle JS.
Analytics dan Tracking
Google Analytics (GA4, UA), Google Tag Manager, Meta Pixel, Hotjar, Clarity. Deteksi melalui script di halaman.
Header Keamanan
HSTS, Content-Security-Policy, X-Frame-Options, X-Content-Type-Options. Audit proteksi HTTP untuk menilai keamanan website.
Platform CMS Populer yang Kami Deteksi
Alat deteksi kami mengidentifikasi lebih dari 30 platform CMS dan pembuat situs web, termasuk yang paling populer di pasaran:

CMS paling populer di dunia, menjalankan 43% dari semua website. Dideteksi melalui /wp-content/, meta generator, dan variabel JS.
Platform e-commerce terkemuka. Dideteksi melalui cdn.shopify.com, Shopify.theme, dan meta tag spesifik.
Pembuat situs web visual populer. Dideteksi melalui wix.com dalam script, header X-Wix-*, dan struktur HTML.
Framework React untuk produksi. Dideteksi melalui __NEXT_DATA__, jalur _next/, dan variabel React.
Mengapa Perlu Mengecek CMS yang Digunakan Website?
Ada banyak alasan untuk mengidentifikasi teknologi sebuah website. Berikut kegunaan utama dari deteksi CMS:
Analisis kompetitif — temukan teknologi apa yang digunakan kompetitor Anda untuk memahami strategi teknologi mereka
Pemilihan platform — evaluasi opsi populer sebelum memulai proyek website baru
Riset keamanan — identifikasi kerentanan yang diketahui pada versi CMS tertentu
Perencanaan migrasi — pahami platform saat ini sebelum melakukan migrasi ke platform lain
Prospeksi bisnis — identifikasi perusahaan yang menggunakan platform tertentu untuk penawaran layanan
Analisis SEO — pahami bagaimana CMS yang berbeda menangani SEO teknis seperti rendering, sitemap, dan structured data
Memahami Hasil Deteksi CMS
Hasil deteksi CMS perlu dipahami dengan benar agar Anda bisa memanfaatkannya secara maksimal. Berikut penjelasan tentang sinyal deteksi dan keterbatasannya:
Sinyal Header HTTP
Header seperti Server, X-Powered-By, dan X-Generator memberikan identifikasi langsung. Header Cloudflare (cf-ray), Fastly, atau Vercel menunjukkan CDN. Ini adalah sinyal paling andal.
Sinyal HTML & Meta Tag
Meta tag generator (misalnya WordPress 6.x), pola class CSS, dan struktur DOM memberikan petunjuk kuat tentang CMS yang digunakan.
Sinyal JavaScript
Variabel global seperti __NEXT_DATA__ (Next.js), Shopify.theme (Shopify), atau wp.customize (WordPress) menunjukkan framework dan CMS.
Keterbatasan Deteksi
Beberapa situs menyembunyikan CMS mereka (menghapus tag generator, menyesuaikan header). Tema yang sangat dikustomisasi dapat mengaburkan tanda-tanda CMS. Situs di balik WAF atau reverse proxy mungkin menyembunyikan header server.
Alat Terkait
Jelajahi alat gratis kami lainnya untuk analisis website dan domain:
Analisis header respons dan keamanan website apa pun.
Periksa sertifikat SSL, protokol TLS, dan validitas.
Analisis link internal dan eksternal dari halaman apa pun.
Periksa rantai redirect 301/302 dari URL apa pun.
Temukan semua subdomain dari sebuah domain.
Periksa detail registrasi dan pemilik domain.