Apa Itu SMTP?
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah protokol standar yang digunakan untuk mengirim email melalui internet. Ketika Anda mengirim email, klien email Anda terhubung ke server SMTP yang meneruskan pesan ke server tujuan. SMTP bekerja menggunakan model client-server dengan perintah teks sederhana.
SMTP pertama kali didefinisikan dalam RFC 821 pada tahun 1982 dan diperbarui dalam RFC 5321. Meskipun hanya bertanggung jawab untuk pengiriman — penerimaan menggunakan protokol seperti IMAP dan POP3 — SMTP merupakan fondasi dari seluruh infrastruktur email. Masalah konektivitas SMTP adalah salah satu penyebab paling umum kegagalan pengiriman email.
Alat tes SMTP kami terhubung langsung ke server untuk memverifikasi apakah server dapat dijangkau, kapabilitas apa yang didukung, apakah enkripsi diaktifkan, dan mengukur waktu respons. Ini membantu mendiagnosis masalah konfigurasi email dan server.

Cara Tes Server SMTP (3 Metode)
Menguji konektivitas server SMTP membantu mendiagnosis masalah pengiriman email dan memverifikasi apakah konfigurasi sudah benar. Ada tiga metode utama:

Masukkan hostname server SMTP (contoh: smtp.gmail.com atau gmail-smtp-in.l.google.com) dan pilih port (25 untuk relay, 587 untuk pengiriman dengan STARTTLS, 465 untuk TLS implisit, atau 2525 sebagai alternatif). Klik 'Test SMTP' dan alat ini akan terhubung, menangkap banner, mengirim EHLO, memeriksa STARTTLS, dan melaporkan detail TLS.
Gunakan telnet: telnet smtp.contoh.com 25 untuk menguji koneksi dasar. Untuk menguji dengan TLS, gunakan: openssl s_client -connect smtp.contoh.com:465 (TLS implisit) atau openssl s_client -starttls smtp -connect smtp.contoh.com:587 (STARTTLS).
Di Windows, gunakan: Test-NetConnection smtp.contoh.com -Port 587 untuk memverifikasi konektivitas. Untuk tes SMTP lengkap dengan autentikasi, gunakan cmdlet Send-MailMessage atau alat seperti MailHog untuk pengujian lokal.
Port SMTP Dijelaskan
SMTP menggunakan port yang berbeda untuk tujuan yang berbeda. Memahami kapan menggunakan setiap port sangat penting untuk mengonfigurasi pengiriman email dengan benar:
Port standar untuk komunikasi server-ke-server (MTA ke MTA). Sering diblokir oleh ISP untuk mencegah spam. Digunakan untuk relay, bukan untuk pengiriman oleh klien.
Port standar untuk pengiriman email oleh klien (MSA). Dimulai tanpa enkripsi dan di-upgrade melalui STARTTLS. Memerlukan autentikasi. Direkomendasikan untuk klien email.
Menggunakan TLS implisit — koneksi terenkripsi sejak awal. Sempat tidak digunakan lalu dipulihkan oleh RFC 8314. Alternatif port 587 ketika STARTTLS tidak didukung.
Port tidak resmi yang digunakan sebagai alternatif ketika port 25, 587, atau 465 diblokir. Umum digunakan di penyedia hosting cloud. Umumnya mendukung STARTTLS.
Kode Respons SMTP — Referensi
Server SMTP merespons dengan kode numerik 3 digit yang menunjukkan status operasi. Mengetahui kode-kode ini membantu mendiagnosis masalah pengiriman email:
220 — Server Siap
Server siap dan menerima koneksi. Ini adalah respons banner yang diharapkan. Menunjukkan bahwa layanan SMTP berfungsi dengan benar.
250 — OK / Berhasil
Tindakan yang diminta telah berhasil diselesaikan. Dikembalikan setelah EHLO berhasil, MAIL FROM diterima, atau RCPT TO divalidasi.
421 — Layanan Tidak Tersedia
Server sementara tidak tersedia. Bisa menunjukkan kelebihan beban, pemeliharaan terjadwal, atau masalah sumber daya. Coba lagi nanti.
554 — Koneksi Ditolak
Server menolak koneksi. Umumnya disebabkan oleh IP yang masuk blacklist, pelanggaran kebijakan, atau konfigurasi keamanan. Periksa dengan Pemeriksa Blacklist kami.
Enkripsi dan Keamanan SMTP
Enkripsi sangat penting untuk melindungi email selama transit. Alat tes SMTP kami secara otomatis memeriksa dukungan enkripsi pada server Anda.
STARTTLS adalah metode paling umum — klien terhubung tanpa enkripsi lalu di-upgrade ke TLS. TLS implisit (port 465) mengenkripsi koneksi sejak awal. Keduanya melindungi dari penyadapan email selama transit.
Alat tes kami mengidentifikasi versi protokol TLS (TLSv1.2 atau TLSv1.3) dan cipher suite yang digunakan. TLSv1.3 lebih disukai karena lebih cepat dan lebih aman. Cipher yang lemah atau protokol lama (TLSv1.0, TLSv1.1) akan ditandai sebagai masalah keamanan.

Selalu aktifkan STARTTLS atau TLS implisit — jangan pernah mengirim email tanpa enkripsi di produksi
Gunakan TLSv1.2 atau lebih tinggi — nonaktifkan protokol lama (TLSv1.0, TLSv1.1, SSLv3)
Wajibkan autentikasi (AUTH) pada port 587 untuk mencegah open relay dan pengiriman spam
Konfigurasi SPF, DKIM, dan DMARC untuk autentikasi email lengkap
Pantau log SMTP secara rutin untuk mendeteksi percobaan penyalahgunaan atau konfigurasi yang salah
Periksa apakah IP Anda masuk blacklist dengan Pemeriksa Blacklist kami
Gunakan sertifikat SSL yang valid — sertifikat yang kedaluwarsa atau self-signed menyebabkan kegagalan TLS
Batasi kecepatan pengiriman untuk menghindari ditandai sebagai spam oleh penyedia email
Alat Email dan DNS Terkait
Jelajahi alat gratis kami lainnya untuk verifikasi email dan DNS secara menyeluruh:
Validasi record SPF dan periksa jumlah DNS lookup domain Anda.
Analisis kebijakan DMARC, mode alignment, dan URI laporan.
Verifikasi record DKIM, deteksi selektor, dan analisis kunci publik.
Cek record MX untuk memverifikasi routing email domain.
Periksa apakah IP Anda masuk daftar hitam email (DNSBL).
Verifikasi sertifikat SSL server Anda untuk memastikan enkripsi yang valid.