Apa Itu Traceroute?
Traceroute adalah alat diagnostik jaringan yang memetakan jalur lengkap yang ditempuh paket dari sumber ke host tujuan. Alat ini menampilkan setiap router (hop) di sepanjang jalur, termasuk alamat IP, hostname, dan waktu pulang-pergi (RTT).
Berbeda dengan ping yang hanya menguji tujuan akhir, traceroute mengungkapkan seluruh rute, menjadikannya penting untuk mengidentifikasi di mana masalah jaringan terjadi — baik itu router yang padat, kabel bawah laut yang lambat, atau masalah pada ISP.
Alat online kami melacak hingga 20 hop, menampilkan setiap router di jalur dengan IP, hostname, dan latensinya.

Cara Kerja Traceroute
Traceroute bekerja dengan mengirim paket dengan nilai Time-to-Live (TTL) yang bertambah secara bertahap:
Setiap router yang menerima paket akan mengurangi TTL sebesar 1. Ketika TTL mencapai 0, router mengirim kembali pesan ICMP Time Exceeded, mengungkapkan alamat IP-nya. Traceroute dimulai dengan TTL=1 (router pertama merespons), kemudian TTL=2 (router kedua merespons), dan berlanjut hingga mencapai tujuan atau melebihi jumlah hop maksimum.
Proses ini memungkinkan pemetaan setiap perangkat jaringan di jalur, mengukur latensi di setiap titik, dan mengidentifikasi dengan tepat di mana masalah terjadi.
Membaca Hasil Traceroute
Setiap baris dalam hasil traceroute mewakili satu hop pada rute jaringan:

Posisi dalam rute. Hop 1 adalah gateway lokal Anda (router). Hop terakhir adalah server tujuan. Lebih banyak hop umumnya berarti lebih tinggi latensi.
Alamat IP router pada titik tersebut. Jika memungkinkan, hostname DNS reverse juga ditampilkan untuk mengidentifikasi penyedia layanan.
Latensi dalam milidetik untuk hop tersebut. Peningkatan mendadak menandakan kepadatan atau jarak geografis pada titik tersebut.
Router tidak merespons probe. Bisa jadi firewall memblokir ICMP. Tidak selalu berarti jaringan bermasalah.
Traceroute vs Tracert vs Ping
Ketiga alat ini sering membingungkan. Berikut perbandingan singkatnya:
Perintah 'traceroute' pada Linux dan macOS. Mengirim paket UDP secara default. Memetakan seluruh jalur hop-by-hop dengan IP router dan RTT.
Perintah 'tracert' pada Windows. Mengirim paket ICMP Echo Request secara default. Fungsi sama dengan traceroute, hanya berbeda protokol default.
Menguji konektivitas dan mengukur RTT ke satu tujuan saja. Tidak menampilkan jalur. Gunakan untuk pemeriksaan cepat; gunakan traceroute untuk diagnosis jalur lengkap.
Kapan Menggunakan Traceroute
Traceroute sangat penting dalam berbagai situasi diagnostik:
Koneksi Lambat: Ketika situs web lambat, traceroute menunjukkan di hop mana latensi meningkat — apakah di ISP Anda, backbone internasional, atau dekat server tujuan.
Verifikasi Jalur: Konfirmasi apakah lalu lintas melewati rute yang diharapkan. Berguna setelah perubahan ISP, konfigurasi VPN, atau migrasi CDN.
Masalah ISP: Jika latensi meningkat pada hop milik ISP Anda, Anda memiliki bukti untuk melaporkan masalah ke dukungan teknis.
Verifikasi CDN: Konfirmasi bahwa lalu lintas mencapai edge server CDN terdekat. Jika tidak, mungkin ada masalah geolokasi atau konfigurasi.

Alat Jaringan Terkait
Jelajahi alat diagnostik jaringan gratis kami lainnya:
Uji latensi dan packet loss ke host mana pun.
Periksa apakah port terbuka pada server mana pun.
Periksa record DNS dan propagasi global.
Analisis header respons dan keamanan situs web.
Temukan penyedia internet dan detail koneksi Anda.
Temukan geolokasi dan detail alamat IP mana pun.