DNS RobotDNS Propagation Checker
BerandaDNSWHOISIPSSL
DNS RobotDNS Propagation Checker

Alat pemeriksaan DNS generasi terbaru

Kebijakan PrivasiKetentuan LayananTentang KamiBlogKontak

Alat DNS

Pencarian DNSTes Kecepatan DNSDomain ke IPPencarian NSPencarian MXLihat semua

Alat Email

Pemeriksa Rekaman SPFPemeriksa DMARCPemeriksa DKIMAlat Tes SMTPAnalisis Header EmailLihat semua

Alat Website

Pencarian WHOISCek Hosting WebsiteKetersediaan DomainPencari SubdomainPendeteksi CMSLihat semua

Alat Jaringan

Alat PingTraceroutePemeriksa PortPemeriksaan Header HTTPPemeriksaan Sertifikat SSLLihat semua

Alat IP

Pencarian IPIP Saya ApaPemeriksaan Daftar Hitam IPIP ke HostnamePencarian ASNLihat semua

Alat Utilitas

Pemindai QR CodePembuat QR CodeUPI QR Code GeneratorWiFi QR Code GeneratorPenerjemah Kode MorseLihat semua
© 2026 DNS Robot. Dikembangkan oleh: ❤ Shaik Brothers
Semua sistem beroperasi normal
Made with
  1. Beranda
  2. /
  3. Alat Website
  4. /
  5. Cek Hosting Website

Cek Hosting Website — Cari Tahu Website Pakai Hosting Apa

Cari tahu siapa penyedia hosting sebuah website dalam hitungan detik. Masukkan domain, lalu lihat layanan hosting yang dipakai, CDN di depannya, CMS, penyedia email, registrar domain, dan penerbit SSL, lengkap dengan bukti di balik setiap jawaban. Gratis, tanpa perlu daftar.

Cek Hosting GratisWebsite Pakai Hosting Apa?Deteksi CDNKenali 40+ Hosting
Website Hosting Checker

Find out who hosts any website: host, CDN, CMS, email provider, registrar and SSL issuer

Try:

Advertisement

Apa Itu Cek Hosting Website?

Cek hosting memberi tahu Anda perusahaan mana yang menjalankan server di balik sebuah website. Setiap situs berjalan di mesin milik seseorang: shared hosting seperti Hostinger atau Bluehost, platform managed WordPress seperti WP Engine atau Kinsta, cloud seperti AWS atau Google Cloud, atau website builder seperti Shopify atau Wix. Nama domain tidak memperlihatkan detail itu. Alat cek hosting mengungkapkannya dari data publik hanya dalam beberapa detik.

Alat cek hosting website ini tidak sekadar menyebut pemilik sebuah alamat IP. Alat ini menelusuri domain sampai ke servernya, membaca jaringan tempat alamat IP itu berada, memeriksa header HTTP dan record CNAME yang ditinggalkan platform hosting, mengecek nameserver, dan mengambil fingerprint halaman itu sendiri. Setelah itu, setiap sinyal ditimbang, lalu Anda diperlihatkan seberapa yakin jawabannya dan apa alasannya, sehingga Anda bisa membedakan kecocokan yang pasti dari tebakan yang beralasan.

Selain hosting, Anda juga mendapatkan gambaran stack lainnya: CDN atau proxy di depan situs, CMS atau website builder, penyedia email dari record MX, registrar domain dari RDAP, dan penerbit sertifikat SSL.

Hasil cek hosting DNS Robot menampilkan penyedia hosting, tingkat keyakinan, bukti, CDN, CMS, penyedia email, dan registrar
Alat cek hosting menyebut penyedia hosting, menampilkan buktinya, serta mendaftar CDN, CMS, penyedia email, registrar, dan penerbit SSL

Cara Mengetahui Hosting Sebuah Website

Mengecek siapa penyedia hosting sebuah website hanya butuh empat langkah:

1
Masukkan domain

Ketik atau tempel domain maupun URL lengkap, misalnya example.com atau https://www.example.com/page. Alat ini otomatis membuang path dan awalan www.

2
Baca hasil utama

Hasilnya menyebut penyedia hosting beserta tingkat keyakinannya: "High confidence" (sangat yakin), "Likely" (kemungkinan besar), atau "Possible" (mungkin). Jika situs berada di balik CDN seperti Cloudflare, hasil utama juga menyebutkannya.

3
Periksa buktinya

Di bagian "How we know" (dari mana kami tahu), Anda melihat setiap sinyal yang cocok: jaringan IP (ASN), header HTTP, record CNAME, fingerprint halaman, atau nameserver.

4
Manfaatkan detailnya

Tabel detail menambahkan alamat IP, lokasi server, CDN, CMS, web server, penyedia email, registrar, penerbit SSL, dan nameserver. Salin tautan halaman untuk membagikan hasilnya: URL tersebut sudah memuat ?domain=.

Advertisement

Cara Alat Cek Hosting Mendeteksi Penyedia Hosting

Tidak ada satu record pun yang bisa membuktikan siapa yang meng-hosting sebuah situs. Karena itu, alat ini mengumpulkan lima jenis bukti lalu memberi skor pada masing-masing. Sinyal yang lebih kuat bernilai lebih besar:

TerkuatJaringan IP (ASN)

Alamat IP situs dicari di tabel routing global melalui Team Cymru. Jika IP tersebut milik autonomous system sebuah penyedia hosting, misalnya AS47583 milik Hostinger atau AS24940 milik Hetzner, itulah sinyal tunggal yang paling kuat.

KuatHeader HTTP

Banyak platform memberi cap pada respons mereka: x-kinsta-cache untuk Kinsta, x-vercel-id untuk Vercel, x-nf-request-id untuk Netlify, host-header untuk WordPress.com. Header ini mengungkap hosting bahkan di balik CDN.

KuatRecord CNAME

Jika www mengarah ke hostname milik platform, misalnya example.wpengine.com atau shops.myshopify.com, CNAME tersebut langsung menyebut hostingnya.

KuatFingerprint halaman

Website builder yang hanya tersedia sebagai layanan ter-hosting, seperti Shopify, Wix, dan Squarespace, meninggalkan markup yang sangat khas. Toko Shopify hanya bisa di-hosting oleh Shopify.

PendukungNameserver

Nameserver seperti ns1.dns-parking.com (Hostinger) atau ns1.siteground.net menunjukkan di mana DNS dikelola. Sering kali, meski tidak selalu, perusahaannya sama dengan penyedia hosting.

Penentu akhirJaringan bersama

Beberapa perusahaan berbagi satu jaringan: Bluehost dan HostGator sama-sama berjalan di Unified Layer milik Newfold. Jika jaringannya dipakai bersama, nameserver yang menentukan, dan hasilnya mencantumkan kemungkinan lainnya.

Mengapa Beberapa Website Menampilkan Cloudflare, Bukan Hosting Aslinya

Jika sebuah situs memakai Cloudflare, Fastly, Akamai, Sucuri, atau reverse proxy lain, pengunjung tidak pernah terhubung langsung ke web server. Domain di-resolve ke alamat IP milik proxy, sehingga pencarian IP biasa akan menyebut CDN, bukan hostingnya. Itulah sebabnya alat lain sering menjawab "Cloudflare" untuk jutaan situs yang sebenarnya di-hosting di tempat lain.

Alat cek hosting melaporkan CDN secara terpisah dan tetap mencari hosting asal (origin). Header platform tetap lolos melewati proxy (Kinsta, WP Engine, dan Shopify semuanya memasang header sendiri), record CNAME tetap mengarah ke platform, dan nameserver tetap mengungkap penyedia DNS. Jika tidak ada satu pun sinyal tersebut, alat ini akan terus terang memberi tahu bahwa hosting aslinya tersembunyi, alih-alih menebak.

Menyembunyikan server asal memang disengaja: tujuannya melindungi server dari serangan langsung. Jika Anda perlu mengetahui hosting situs yang dilindungi Cloudflare untuk melaporkan penyalahgunaan, gunakan formulir abuse milik Cloudflare; Cloudflare akan meneruskan laporan tersebut ke penyedia hosting.

  • Header: header platform seperti x-kinsta-cache tetap lolos melewati proxy

  • CNAME: www sering mengarah ke platform, misalnya example.wpengine.com

  • Nameserver: penyedia DNS tetap terlihat meskipun IP-nya tidak

  • Markup halaman: website builder ter-hosting seperti Shopify memperlihatkan identitasnya sendiri

Advertisement

Cara Cek Hosting Website Secara Manual dengan dig, whois, dan curl

Anda bisa mengulang setiap pengecekan dari terminal. Ini adalah pencarian yang sama dengan yang dijalankan alat ini, satu per satu. Ganti example.com dengan situs yang sedang Anda periksa:

1. Dapatkan alamat IP
dig +short example.com A
2. Cari jaringan (ASN) pemilik IP tersebut
whois -h whois.cymru.com " -v $(dig +short example.com A | head -1)"
3. Baca header server dan platform
curl -sI https://example.com | grep -iE 'server|x-powered-by|via|x-'
4. Cek nameserver dan CNAME www
dig +short example.com NS dig +short www.example.com CNAME
5. Cari tahu penyedia email
dig +short example.com MX

Penyedia Hosting vs Registrar Domain vs Penyedia DNS

Kekeliruan yang paling sering terjadi saat mengecek siapa pemilik infrastruktur sebuah situs: satu website biasanya melibatkan tiga perusahaan berbeda, dan alat cek hosting menampilkan ketiganya:

Penyedia hosting

Menjalankan server yang menyimpan dan menyajikan file website. Inilah yang disebut di hasil utama. Memindahkan situs berarti memindahkannya dari sini.

Registrar domain

Tempat nama domain dibeli dan diperpanjang, seperti Namecheap, GoDaddy, atau Cloudflare Registrar. Datanya diambil dari RDAP. Lihat catatan lengkapnya dengan Pencarian WHOIS.

Penyedia DNS

Menjawab kueri DNS untuk domain dan ditampilkan sebagai nameserver. Sering kali berupa registrar atau penyedia hosting itu sendiri, kadang layanan terpisah seperti Cloudflare atau Route 53. Periksa dengan Pencarian NS.

Advertisement

Apa yang Bisa Anda Lakukan dengan Hasilnya

Mengetahui website pakai hosting apa menjawab berbagai pertanyaan praktis:

  • Memilih hosting: situs kompetitor cepat dan stabil? Kini Anda tahu di mana situs itu di-hosting sebelum membandingkan paket hosting

  • Merencanakan migrasi: pastikan di mana situs klien di-hosting sebelum memindahkannya

  • Melaporkan penyalahgunaan: laporan phishing dan spam dikirim ke penyedia hosting, bukan ke registrar

  • Mengaudit stack: periksa CDN, CMS, penyedia email, dan penerbit SSL sekaligus

  • Due diligence: sebelum membeli website atau domain, lihat bagaimana situs itu sebenarnya dijalankan

Domain ke IP

Semua alamat IPv4 dan IPv6 sebuah domain beserta detail jaringannya

Pendeteksi CMS

Seluruh technology stack: CMS, framework, analytics, dan lainnya

Pencarian MX

Mail server dan prioritasnya untuk domain apa pun

Pemeriksaan Sertifikat SSL

Rantai sertifikat, tanggal kedaluwarsa, dan detail penerbit

Pencarian ASN

Semua informasi tentang jaringan pemilik sebuah alamat IP

Pemeriksaan Header HTTP

Semua header respons beserta nilai keamanannya

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cek Hosting Website

Masukkan domain di alat cek hosting. Alat ini me-resolve domain ke alamat IP-nya, mencari jaringan pemilik IP tersebut, membaca header HTTP dan record CNAME, memeriksa nameserver, dan mengambil fingerprint halaman, lalu menyebut penyedia hosting beserta tingkat keyakinan dan bukti di baliknya.

Advertisement