Cek Meta Tag

Cek meta tag yang mengukur, bukan menghitung: judul dan meta description sebuah halaman dalam piksel, di titik hasil Google memotongnya, lalu apakah halaman itu bisa diindeks dan seperti apa link-nya saat dibagikan.

Satu kali baca dari server kami, termasuk header · lebar dalam Arial dibandingkan ruang yang teramati di hasil Google · Google, Bing, dan Yandex dibaca terpisah · ukuran asli gambar share

Berapa panjang meta description yang ideal?

Sepanjang yang dibutuhkan untuk menggambarkan halaman: Google tidak menetapkan batas maksimum dan memotong cuplikan agar muat di lebar layar, bukan pada jumlah karakter tertentu. Pihak ketiga mengamati ruang itu sekitar 920 piksel di desktop dan 680 di ponsel; menurut pengukuran kami dalam Arial, teks bahasa Indonesia yang umum mengisinya pada sekitar 140 dan 105 karakter.

Menurut Google: “Tidak ada batas karakter untuk panjang deskripsi meta, tetapi cuplikan dapat dipotong di hasil Google Penelusuran sesuai kebutuhan, biasanya agar pas dengan lebar layar perangkat” (Google). Satuannya adalah lebar, jadi hurufnya yang menentukan. Diukur dalam Arial pada 14 px, iiiiii selebar 19 px dan WWWWWW 79 px; karakter Jepang berlebar penuh, jadi ruang yang sama hanya memuat sekitar separuhnya; bahasa Korea, yang ditulis dengan spasi, sekitar dua pertiganya.

Karena itu, angka “155 sampai 160 karakter” yang sering disebut hanyalah patokan kasar, bukan batas, dan pemeriksa meta description yang menghitung karakter bisa salah ke dua arah. Deskripsi 134 karakter dengan huruf biasa muat di hasil desktop dengan ruang tersisa; kata-kata yang sama dalam huruf kapital melewati tepinya sejauh 143 px. Saran seperti “50–60 karakter, yaitu 580 piksel” memperlakukan kedua satuan itu seolah bisa dipertukarkan, padahal tidak.

Panjang tidak berpengaruh pada peringkat: Google menyatakan pada 2009 bahwa deskripsi tidak dipakai untuk peringkat, dan dokumentasinya tidak menyebut penalti apa pun untuk deskripsi yang panjang atau tidak ada. Google juga sering menulis cuplikannya sendiri dari halaman; dua studi pihak ketiga melihatnya mengganti deskripsi di sekitar dua dari tiga hasil. Tulis untuk pembaca: unik untuk halaman itu, ringkasan yang sebenarnya, bukan daftar kata kunci, dengan kata-kata penting di depan.

Satu-satunya tempat Google benar-benar menghitung karakter adalah aturan robots max-snippet: angkanya adalah jumlah karakter, dengan 0 berarti tanpa cuplikan dan -1 membiarkan Google memilih (Google).

Jumlah karakter sama, lebar berbedaDesktop: sekitar 920 pxTitik potong
Huruf sempitiiiiii19 pxHuruf lebarWWWWWW79 px
Seperti tertulis134 karakterlebar 822 pxMuat

Gratis retur untuk semua sepatu hiking. Kulit tahan air, sol anti selip, dan garansi dua tahun. Pesan sebelum pukul 15.00, tiba besok.

Kata-kata yang sama dalam huruf kapital134 karakterlebar 1.063 pxTitik potong

GRATIS RETUR UNTUK SEMUA SEPATU HIKING. KULIT TAHAN AIR, SOL ANTI SELIP, DAN GARANSI DUA TAHUN. PESAN SEBELUM PUKUL 15.00, TIBA BESOK.

Ruang ini teramati oleh pihak ketiga; Google tidak memublikasikannya.

Kedua baris berisi karakter yang sama. Baris dengan huruf biasa muat di hasil desktop; versi huruf kapital melewati tepinya dan diakhiri “…”. Jumlah karakter tidak bisa membedakan keduanya.
Hasil cek meta tag: judul dan deskripsi diukur dalam piksel, status noindex per mesin pencari, dan kartu shareHasil cek meta tag: judul dan deskripsi diukur dalam piksel, status noindex per mesin pencari, dan kartu shareDiukur, bukan dihitungJudul dan deskripsi dalam ukuran yang digambar halaman hasil penelusuran, dengan penggaris yang menunjukkan di mana masing-masing terpotong di desktop dan di ponsel.Pengindeksan, per mesin pencariMeta tag robots dan header X-Robots-Tag, dibaca seperti cara Google, Bing, dan Yandex masing-masing membacanya.Yang tidak pernah dibaca GoogleElemen yang mengakhiri head terlalu dini, barisnya, dan setiap tag yang tersembunyi karenanya.Tampilannya saat dibagikanKartu yang dibuat Facebook dan X dari tag-tagnya, dengan ukuran asli gambar yang dibaca dari file-nya.
Pengecekan sebuah toko fiktif: pratinjau penelusuran dengan penggaris pikselnya, status pengindeksan per mesin pencari, dan kartu share. Pilih sebuah angka untuk melihat apa yang ditunjukkan tiap bagian.

Berapa panjang title tag yang ideal?

Cukup panjang untuk menyebut halaman, dan cukup pendek untuk muat di sekitar 600 piksel, ruang yang diamati pihak ketiga untuk link judul di desktop. Mereka menyetarakannya dengan 50 sampai 60 karakter teks bahasa Inggris; menurut pengukuran kami dalam Arial, teks bahasa Indonesia yang umum mengisi ruang yang sama pada sekitar 65 karakter. Google sendiri tidak menetapkan batas dan memotong link judul “agar sesuai dengan lebar perangkat”.

Panduan link judul Google menyatakan “tidak ada batas panjang elemen <title>”, tetapi meminta Anda menghindari “teks panjang atau berlebihan”. Sebuah studi atas 80.959 judul di 2.370 situs menemukan bahwa Google menulis ulang judul yang lebih dari 70 karakter hampir setiap kali, dan judul 51 sampai 55 karakter dalam sekitar 40% kasus.

<title> adalah satu masukan, bukan hasil akhirnya. Google membuat link judul secara otomatis dari elemen title, judul utama yang terlihat di halaman dan heading seperti <h1>, og:title, teks lain yang besar dan menonjol, anchor text, teks link yang mengarah ke halaman itu, dan data terstruktur WebSite. Google mengganti judul yang tidak ada, berupa teks boilerplate, dijejali kata kunci, atau memakai bahasa atau aksara yang berbeda dari halamannya.

Jadi, beri setiap halaman judul deskriptifnya sendiri, cantumkan nama situs satu kali di awal atau di akhir setelah pemisah seperti garis tegak, dan hindari judul yang tidak jelas seperti “Beranda”. Pengecek di atas juga membaca <h1> pertama halaman, karena Google bisa mengambil link judul dari salah satunya.

Judul yang terpotong di tepi, dan tempat lain yang dilihat GoogleTampilTerpotongSekitar 600 px pada 20 px (teramati)
Sepatu Hiking Tahan Air untuk Pria dan Wanita – Gratis Retur …680 px
Sumber yang bisa dipakai Google untuk link judul
  1. 1Elemen title
  2. 2Judul utama yang tampil di halaman
  3. 3Heading seperti h1
  4. 4Tag og:title
  5. 5Teks lain yang besar dan menonjol
  6. 6Teks lain di halaman
  7. 7Anchor text di halaman
  8. 8Teks link yang mengarah ke halaman
  9. 9Data terstruktur WebSite
Elemen title adalah yang pertama dari sembilan sumber yang dicantumkan Google untuk link judul. Lewat dari sekitar 600 px di desktop, sisa judul diganti “…”.

Cek noindex: bagaimana cara mengetahui apakah halaman noindex?

Lihat di dua tempat: meta tag robots di HTML dan header HTTP X-Robots-Tag. Header tidak pernah terlihat di View Source, jadi pengecek noindex yang hanya membaca HTML bisa menyebut halaman bisa diindeks padahal tidak; pengecek ini membaca keduanya, untuk Google, Bing, dan Yandex.

Tag noindex dan header membawa aturan yang sama, dan Google menjumlahkannya: dengan noindex di header dan all di tag, halaman itu noindex, karena “Aturan yang lebih ketat akan diterapkan” (Google). none berarti noindex, nofollow; halaman noindex milik Google sendiri menyebut nofollow sebagai petunjuk. Tanpa tag sama sekali, bawaannya adalah index, follow. Cek HTTP Header menampilkan setiap header yang dikirim sebuah halaman.

Yandex menyelesaikan konflik dengan cara sebaliknya: “Direktif yang mengizinkan diprioritaskan jika digabungkan dengan direktif yang melarang”, jadi all di samping noindex, follow tetap terindeks di sana (Yandex). Itulah sebabnya putusan di atas diberikan per mesin pencari, bukan sekali untuk semuanya.

Jebakannya adalah robots.txt. URL yang diblokir di sana tidak pernah diambil, jadi noindex-nya tidak pernah dibaca, dan URL itu tetap bisa muncul di hasil jika halaman lain menautkannya (Google). Untuk mengeluarkan halaman, biarkan halaman itu di-crawl dan beri noindex; noindex yang ditulis di robots.txt sama sekali tidak didukung. Dan noindex baru hanya berlaku setelah Google meng-crawl ulang halaman, yang bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Satu halaman, dua tempat, tiga mesin
HTMLAda di View Source<meta name="robots" content="all">
Header HTTPTidak ada di View SourceX-Robots-Tag: noindex
Mesin pencariCara menyelesaikan konflikHalaman ini
GoogleAturan yang paling ketat yang berlakuTidak tampil
BingAturan yang paling ketat yang berlakuTidak ada aturan yang dipublikasikan; dibaca seperti GoogleTidak tampil
YandexAturan yang mengizinkan yang menangBisa diindeks

Diblokir di robots.txt: halaman tidak pernah diambil, jadi noindex-nya tidak pernah dibaca.

Dua aturan yang sama memberi jawaban berbeda: Google menambahkan noindex dari header ke tag, sedangkan Yandex, menurut aturan yang didokumentasikannya, membiarkan aturan yang mengizinkan menang. Pemblokiran di robots.txt menyembunyikan keduanya dari semua mesin.

Mengapa Google mengabaikan sebagian meta tag saya?

Sering kali karena ada elemen yang tidak semestinya berada di <head>, seperti <img> atau <iframe>, di atasnya. Google menganggapnya sebagai akhir head dan mengabaikan setiap elemen setelahnya (Google).

Hanya delapan elemen yang valid di head: title, meta, link, script, style, base, noscript, dan template. Piksel pelacakan yang ditempel bersama potongan kode tag, <div> yang nyasar, atau <iframe> yang disematkan mengakhirinya terlalu dini, dan canonical, link hreflang, serta deskripsi di bawahnya hilang tanpa satu pun pesan error. Penganalisis meta tag yang hanya mengumpulkan setiap tag di file tetap melaporkan semuanya ada.

Tidak semuanya hilang. Google juga mematuhi meta tag robots di body, jadi noindex setelah titik potong tetap berlaku. Canonical tidak: Google hanya menerimanya di head (Google). Pengecek di atas menyebut elemennya beserta barisnya, dan mencantumkan tag yang tidak lagi dibaca Google.

Tag yang ditambahkan atau diubah JavaScript adalah titik buta lainnya. Google menyarankan untuk menghindarinya jika memungkinkan dan menetapkan canonical di sumber HTML (Google), jadi pengecek ini membaca HTML yang dikirim server.

Tempat Google berhenti membaca headDibaca GoogleDiabaikan Google
4<meta charset="utf-8">
5<title>Sepatu Hiking Tahan Air untuk Pria dan Wanit…</title>
6<link rel="stylesheet" href="/theme.css">
7<img src="https://px.example/p.gif" alt="">Google berhenti di sini
baris 7
8<meta name="description" content="Gratis retur untuk sem…">Diabaikan Google
9<link rel="canonical" href="https://store.example/boots">Diabaikan Google
10<link rel="alternate" hreflang="de" href="https://store.example/de/stiefel">Diabaikan Google
11<meta name="robots" content="max-snippet:160">Tetap berlaku: tag robots juga dihitung di body
Piksel pelacakan di baris 7 mengakhiri head bagi Google. Deskripsi, canonical, dan link hreflang di bawahnya tidak pernah dibaca; tag robots tetap dibaca.

Apa fungsi tag canonical?

Tag ini memberi tahu mesin pencari URL mana, dari beberapa URL dengan konten yang sama, yang ingin Anda tampilkan, dan tag ini petunjuk, bukan aturan: “Google dapat memilih halaman kanonis yang berbeda dengan pilihan Anda” (Google).

Google menimbangnya bersama sinyal lain: redirect adalah yang terkuat, rel=canonical sinyal kuat, sitemap sinyal lemah, dan tidak satu pun yang wajib (Google). Pasang canonical yang merujuk ke dirinya sendiri di halaman yang ingin Anda tampilkan, tulis sebagai URL absolut, simpan di <head>, dan jangan tambahkan hreflang, lang, media, atau type padanya, atau Google mengabaikannya saat memilih canonical. Cek Redirect mengikuti setiap hop sebuah redirect.

Dua konflik yang perlu dihindari. Canonical di halaman noindex mengirim sinyal yang saling bertentangan, dan Google menyarankan agar sama sekali tidak memakai noindex untuk memilih canonical. Dan canonical yang mengarah ke situs lain yang tidak dipasang oleh pengelola situs patut diperiksa: Google menyebut canonical lintas domain yang disisipkan sebagai tanda situs yang diretas.

Versi bahasa dipasangkan dengan hreflang: setiap versi mencantumkan dirinya sendiri dan semua versi lainnya dengan URL lengkap, dan dua halaman yang tidak saling menautkan akan diabaikan. Kodenya berupa bahasa ISO 639-1 dengan wilayah ISO 3166-1 opsional: en-GB, tidak pernah en-UK, dan es-419 tidak didukung (Google). Arahkan canonical setiap versi bahasa ke URL dalam bahasa yang sama.

Duplikat dilebur jadi satu, bahasa dipasangkan

Konten sama, beberapa URL

http://store.example/bootshttps://store.example/boots?utm_source=mailhttps://www.store.example/bootshttps://store.example/boots/
Canonicalhttps://store.example/bootsPetunjuk: Google bisa memilih yang lain

Sinyal, dari yang terkuat

Redirectrel=canonicalSitemap
KuatLemah

Sepasang hreflang

en/en/boots
de/de/stiefel

Saling menautkan: dipakai

en/en/boots
fr/fr/bottes

Hanya satu arah: diabaikan

Kiri: empat alamat untuk satu halaman dilebur ke canonical, yang tetap bisa dikesampingkan Google. Kanan: dua versi bahasa hanya dihitung jika masing-masing menautkan ke yang lain dan ke dirinya sendiri.

Apa itu tag Open Graph dan Twitter card?

Keduanya adalah meta tag yang menentukan judul, teks, dan gambar sebuah link saat dibagikan. Open Graph punya empat properti wajib, og:title, og:type, og:image, dan og:url (OGP); X membaca tag twitter: miliknya sendiri dan memakai tag og ini sebagai cadangan untuk sisanya.

Facebook meminta gambar minimal 1200 × 630 px, mendekati 1,91:1 dan tidak lebih dari 8 MB; 600 × 315 px adalah batas minimum untuk postingan link, dan gambar di bawah 200 × 200 px sama sekali tidak diterima (Facebook). Tambahkan og:image:width dan og:image:height: tanpa keduanya, crawler harus mengunduh gambar lebih dulu, jadi orang pertama yang membagikan link tidak melihat gambar. Sebagai pemeriksa Open Graph, halaman ini membaca ukuran asli gambar dari file-nya sendiri.

Dokumentasi kartu X yang terakhir dipublikasikan, diarsipkan pada Desember 2023, meminta gambar 2:1 minimal 300 × 157 px untuk summary_large_image, persegi minimal 144 × 144 px untuk summary, di bawah 5 MB dan tidak pernah SVG (X, arsip). Tanpa tag twitter:, X memakai og:title, og:description, dan og:image, tetapi mungkin hanya menampilkan kartu summary yang kecil sampai twitter:card meminta yang besar.

Kedua jaringan menyimpan cache dari apa yang mereka baca: Facebook menyimpan gambar sampai URL-nya berubah. Sharing Debugger miliknya mengambil ulang halaman dan memerlukan login Facebook. X tidak lagi menyediakan Card Validator publik yang berfungsi: pada 26 Oktober 2026 alamatnya hanya mengarah ke halaman login lalu ke error. Cara praktis yang tersisa adalah menempelkan link ke postingan baru tanpa menerbitkannya.

Satu halaman, tiga kartu
Facebook
1,91:1
1,91:1 · minimal 1200 × 630 px · hingga 8 MB
X · summary_large_image
2:1
2:1 · minimal 300 × 157 px · di bawah 5 MB
X · summary
1:1
1:1 · minimal 144 × 144 px · dipangkas jadi persegi

Tidak ada tag twitter:? X memakai og:title, og:description, dan og:image sebagai cadangan.

X: dokumentasi terakhir yang dipublikasikan, diarsipkan pada 2023

Tag yang sama digambar dengan tiga cara, setiap kotak gambar dalam bentuk yang didokumentasikan jaringannya. Angka Facebook dari panduannya saat ini; angka X dari dokumentasi yang terakhir dipublikasikannya.

Meta tag apa saja yang benar-benar dipakai Google?

Daftarnya pendek: description, robots dan googlebot, notranslate, nopagereadaloud, google-site-verification, deklarasi Content-Type dan charset, refresh, viewport, serta rating. Google begitu saja mengabaikan meta tag yang tidak didukungnya (Google).

Tag meta keywords adalah yang paling terkenal di antara yang diabaikan: dokumentasi Google menyatakan tag ini “tidak digunakan oleh Google Penelusuran, dan sama sekali tidak berpengaruh pada pengindeksan maupun penentuan peringkat”, dan pada 2009 Google mengumumkan bahwa tag itu tidak lagi dipakainya. Google juga tidak memakai atribut lang untuk mendeteksi bahasa halaman, dan rel=next serta rel=prev tidak lagi berpengaruh apa pun. Dari tag Open Graph, Google hanya mendokumentasikan og:title, sebagai salah satu sumber link judul.

Beberapa tag tetap penting meski tidak dihitung Google. Pembaca layar dan browser memakai lang. Tanpa tag viewport, ponsel menata halaman selebar sekitar 980 piksel CSS lalu mengecilkannya, sehingga gaya untuk layar sempit tidak pernah berlaku (MDN); Google menyatakan keberadaan tag ini memberi tahu bahwa halaman ramah seluler. Dan <meta charset> harus berada dalam 1.024 byte pertama file, satu-satunya bagian tempat browser mencarinya (HTML).

Dua lagi yang patut diperhatikan. refresh berfungsi sebagai redirect, tetapi Google merekomendasikan redirect 301 sisi server sebagai gantinya. Dan noarchive, yang sudah tidak dipakai Google, masih menentukan di Bing apakah konten boleh muncul di jawaban chat-nya (Bing).

Apa yang dilakukan Google terhadap setiap tag

Dipakai Google

<meta name="description">Kadang menjadi cuplikan
robots · googlebotAturan pengindeksan dan cuplikan
<title>Salah satu sumber link judul
og:titleSumber lain untuk link judul
viewportDibaca sebagai tanda halaman ramah seluler
charsetHanya dicari di 1.024 byte pertama
refreshBerfungsi, tetapi 301 lebih baik

Diabaikan Google

keywordsTidak berpengaruh pada pengindeksan atau peringkat
rel=next · rel=prevTidak lagi dipakai

Bukan untuk Google, tetap penting

<html lang>Tidak dipakai untuk mendeteksi bahasa; dipakai pembaca layar
og:imageDipakai Facebook dan X
noarchiveDihentikan di Google, dipakai Bing
Daftar meta tag yang didukung menurut Google sendiri, dibandingkan dengan yang menurutnya diabaikan. Tag yang diabaikan Google tidak merugikan; sebagian tetap penting bagi browser, pembaca layar, dan jaringan sosial.

Sumber

Cek meta tag: tanya jawab

Berapa batas karakter meta description?

Tidak ada. Google menyatakan tidak ada batas karakter untuk panjang deskripsi meta, dan cuplikan dipotong agar pas dengan lebar layar perangkat. Jadi batas sebenarnya adalah piksel: sekitar 920 di desktop dan 680 di ponsel, menurut pengamatan pihak ketiga. Menurut pengukuran kami, teks bahasa Indonesia yang umum mengisinya pada sekitar 140 dan 105 karakter; huruf kapital dan huruf lebar mengisinya lebih cepat. Pemeriksa meta description ini mengukur milik Anda dalam piksel.

Berapa panjang title tag yang ideal?

Targetkan yang muat di sekitar 600 piksel, ruang yang diamati pihak ketiga untuk link judul di desktop; mereka menyetarakannya dengan 50 sampai 60 karakter teks bahasa Inggris, dan menurut pengukuran kami teks bahasa Indonesia yang umum mengisinya pada sekitar 65 karakter. Google tidak menetapkan batas, tetapi memotong judul yang lebih panjang dan lebih sering menulis ulang judul yang sangat panjang: satu studi menemukan judul di atas 70 karakter ditulis ulang hampir setiap kali. Taruh kata-kata penting di depan dan nama situs di akhir.

Bagaimana cara cek apakah halaman noindex?

Masukkan alamatnya di atas. Kami membaca meta tag robots halaman itu, termasuk yang ada di body, dan header X-Robots-Tag-nya, lalu menunjukkan apa yang akan dilakukan Google, Bing, dan Yandex masing-masing. Secara manual, cari noindex di View Source dan lihat header respons di developer tools browser Anda: noindex yang dikirim lewat header tidak pernah muncul di HTML.

Apa arti noindex, nofollow?

noindex meminta mesin pencari untuk tidak menampilkan halaman di hasilnya; nofollow meminta mereka untuk tidak mengikuti link halaman itu, yang oleh halaman noindex milik Google sendiri disebut petunjuk. none berarti keduanya. noindex, follow mengeluarkan halaman dari hasil, sementara link-nya masih boleh diikuti. Keduanya tidak menyembunyikan halaman dari pengunjung, dan keduanya hanya berfungsi jika crawler bisa mengambil halaman itu, jadi jangan blokir juga di robots.txt.

Sebaiknya blokir halaman di robots.txt atau pakai noindex?

Pakai noindex untuk mengeluarkan halaman dari hasil penelusuran, dan biarkan halaman itu bisa di-crawl. robots.txt hanya menghentikan crawling: URL yang diblokir tetap bisa diindeks dari link di halaman lain, dan crawler tidak pernah melihat noindex di dalamnya. Google juga tidak mendukung noindex yang ditulis di robots.txt. Pakai robots.txt untuk menghemat crawling di halaman yang tidak penting, bukan untuk menyembunyikannya.

Apa beda meta tag robots dan X-Robots-Tag?

Keduanya membawa aturan yang sama di dua tempat. Meta tag robots ada di HTML halaman; X-Robots-Tag adalah header respons HTTP, satu-satunya cara menerapkan aturan pada PDF atau gambar, dan praktis untuk seluruh situs lewat konfigurasi server. Jika keduanya ada, Google menerapkan aturan yang paling ketat. Header tidak ada di View Source, jadi header yang terlupakan mudah terlewat.

Mengapa Google menampilkan judul dan deskripsi yang berbeda dari milik saya?

Karena keduanya adalah masukan, bukan perintah. Google menulis link judul dari elemen title, heading, og:title, anchor text, dan lainnya, serta mengganti judul yang tidak ada, berupa boilerplate, dijejali kata kunci, atau berbahasa lain. Google membuat cuplikan sebagian besar dari konten halaman dan memakai deskripsi Anda jika deskripsi itu menggambarkan halaman dengan lebih baik. Studi pihak ketiga melihatnya mengganti deskripsi di sekitar dua dari tiga hasil.

Bagaimana cara cek tag Open Graph untuk Facebook?

Masukkan alamat halaman di atas. Kami mencantumkan setiap tag og:, membaca ukuran asli file og:image, dan membandingkannya dengan rekomendasi 1200 × 630 px dan batas 8 MB yang didokumentasikan Facebook. Sharing Debugger milik Facebook menunjukkan apa yang dilihat crawler-nya dan bisa mengambil ulang halaman untuk menyegarkan cache-nya, tetapi memerlukan login Facebook. Perbaiki tag di sini lebih dulu, lalu ambil ulang di sana.

Apakah Twitter Card Validator masih tersedia?

Tidak dalam bentuk yang bisa dipakai siapa pun. Saat kami mengecek pada 26 Oktober 2026, alamat validator itu mengarahkan pengunjung ke login X lalu menjawab dengan error, dan dokumentasi developer X saat ini tidak punya bagian tentang kartu. Cara praktis yang tersisa adalah menempelkan link ke postingan baru tanpa menerbitkannya. Pengecek kami menampilkan tag twitter: yang dibaca X dan tag Open Graph yang dipakainya sebagai cadangan.

Apakah Google masih memakai meta tag keywords?

Tidak. Google menyatakan tag meta keywords tidak digunakan oleh Google Penelusuran dan sama sekali tidak berpengaruh pada pengindeksan maupun penentuan peringkat. Pada 2009 Google mengumumkan bahwa tag itu sudah diabaikan selama bertahun-tahun, karena terlalu sering disalahgunakan. Tag ini juga tidak merugikan, jadi pengecek ini hanya mencatatnya. Lebih baik curahkan upaya untuk judul dan deskripsi.

Apakah saya perlu meta tag viewport?

Ya, di setiap halaman yang ditujukan untuk ponsel. Tanpanya, browser seluler menata halaman di jendela virtual selebar sekitar 980 piksel CSS lalu mengecilkannya ke layar, sehingga gaya yang ditulis tata letak responsif untuk layar sempit tidak pernah berlaku. Tag dengan width=device-width sudah cukup; MDN mencatat bahwa initial-scale=1 biasanya tidak perlu. Google menyatakan tag ini memberi tahu bahwa halaman ramah seluler.

Apakah cek meta tag ini menjalankan JavaScript?

Tidak. Pengecek ini membaca HTML yang dikirim server Anda, versi yang disarankan Google untuk dibuat benar: Google tidak menyarankan menambahkan atau mengubah meta tag dengan JavaScript, dan menginginkan canonical di sumber HTML. Jika judul atau tag halaman baru muncul setelah skripnya berjalan, semuanya tampil di sini sebagai tidak ada, dan itu layak diperbaiki. Cek CMS Website menunjukkan framework mana yang membangun halaman itu.

Ada yang kurang?Usulkan fitur atau alat baru