Apa Itu Konversi IPv4 ke IPv6?
Konversi IPv4 ke IPv6 mengubah alamat IPv4 32-bit (contoh: 192.168.1.1) menjadi format IPv6 128-bit. Ada dua format konversi utama:
IPv6-Mapped (RFC 4291): Format ::ffff:x.x.x.x — menyematkan alamat IPv4 di 32 bit terakhir IPv6. Digunakan dalam lingkungan dual-stack agar aplikasi IPv6 dapat berkomunikasi dengan host IPv4.
6to4 Tunnel (RFC 3056): Format 2002:xxxx:xxxx:: — dirancang untuk tunneling lalu lintas IPv6 melalui infrastruktur IPv4. Sudah dihentikan oleh RFC 7526 tetapi masih relevan untuk memahami sistem lama.
Alat kami melakukan kedua konversi secara instan di browser Anda — tidak ada data yang dikirim ke server.

Cara Mengonversi IPv4 ke IPv6
Mengonversi alamat IPv4 ke IPv6 sangat mudah dengan alat kami. Berikut prosesnya:
Ketik alamat IPv4 yang valid (contoh: 192.168.1.1) ke dalam kolom input. Format yang didukung: 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.
Tekan tombol Convert. Alat ini langsung menghasilkan format IPv6-mapped (::ffff:192.168.1.1) dan 6to4 tunnel (2002:c0a8:0101::).
Gunakan tombol salin untuk menyalin format IPv6 compressed atau expanded ke clipboard. Gunakan tab untuk beralih antara mode IPv4→IPv6 dan IPv6→IPv4.
IPv6-Mapped vs Alamat 6to4 Tunnel
Pahami perbedaan antara dua format konversi IPv4 ke IPv6:
Format ::ffff:x.x.x.x — menyematkan IPv4 di 32 bit terakhir dari 128 bit IPv6. Digunakan untuk komunikasi dual-stack di mana socket IPv6 menangani koneksi IPv4. Ini adalah standar yang digunakan saat ini.
Format 2002:xxxx:xxxx:: — dirancang untuk tunneling IPv6 melalui infrastruktur IPv4. Sudah dihentikan oleh RFC 7526 karena masalah keandalan dan keamanan dengan relay router dan NAT traversal.
IPv4 vs IPv6 — Perbedaan Utama
Perbandingan antara dua protokol pengalamatan IP:
Alamat 32-bit (contoh: 192.168.1.1). Sekitar 4,3 miliar alamat. Hampir habis. Menggunakan NAT secara ekstensif. Header lebih kompleks dengan broadcast.
Alamat 128-bit (contoh: 2001:db8::1). Sekitar 340 undecillion alamat. IPsec bawaan. Header yang disederhanakan. Multicast menggantikan broadcast.
Kapan Anda Membutuhkan Konversi IPv4 ke IPv6?
Konversi antara IPv4 dan IPv6 diperlukan dalam berbagai situasi:
Server dual-stack — Mengonfigurasi server yang menerima koneksi IPv4 dan IPv6 secara bersamaan
Aturan firewall — Mengonversi alamat untuk membuat aturan di firewall IPv6
Log jaringan — Menginterpretasikan alamat IPv6-mapped di log server yang menunjukkan koneksi IPv4
Pengembangan — Menguji aplikasi di lingkungan protokol campuran (IPv4/IPv6)
Perencanaan migrasi — Mendokumentasikan kesetaraan alamat selama transisi IPv4→IPv6
Konfigurasi DNS — Membuat record AAAA untuk layanan yang memiliki record A
Mekanisme Transisi IPv6
Berbagai teknologi memfasilitasi transisi dari IPv4 ke IPv6:
Dual-Stack: Perangkat menjalankan IPv4 dan IPv6 secara bersamaan. Pendekatan yang paling direkomendasikan dan paling banyak diimplementasikan.
NAT64: Menerjemahkan paket IPv6 ke IPv4, memungkinkan host IPv6-only mengakses layanan IPv4. Digunakan bersama DNS64.
464XLAT: Menggabungkan CLAT (client-side) dengan PLAT (provider-side) agar aplikasi IPv4-only dapat berfungsi di jaringan IPv6-only. Umum di jaringan seluler.
DS-Lite: Dual-Stack Lite — mengenkapsulasi lalu lintas IPv4 dalam tunnel IPv6 ke AFTR terpusat milik ISP.
Alat Jaringan Terkait
Jelajahi alat IP dan jaringan gratis kami lainnya:
Kompres dan ekspansi alamat IPv6.
Hitung subnet, subnet mask, dan rentang IP.
Konversi IP antara format desimal dan IP.
Temukan geolokasi dan detail alamat IP apa pun.
Lihat alamat IP publik Anda secara instan.
Temukan informasi Autonomous System Number.